Jenis-Jenis Terapi pada Ilmu Psikoterapis

Jenis-Jenis Terapi pada Ilmu Psikoterapis

Jenis-Jenis Terapi pada Ilmu Psikoterapis – Dalam ilmu psikoterapis, psikolog pada umumnya memberikan bantuan kepada orang lain agar mereka dapat hidup bahagia dan lebih produktif. Psikolog mengaplikasikan terapi berdasarkan dengan penelitian yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada oang lain sehingga dapat mengembangkan kebiasaan diri yang lebih efektif. Berbicara mengenai psikoterapis, terapi tersebut merupakan sebuah perawatan yang dalam prosesnya membutuhkan kerjasama antara psikolog dengan orang yang membutuhkan bantuan terapi. Dalam melakukan terapi, psikolog akan menyediakan lingkungan khusus sehingga pasien dapat berbicara dengan terbuka. Psikolog akan bersikap netral dan tidak menghakimi ketika melakukan terapi tertentu kepada para pasiennya. Pada umumnya, terapi ditujukan kepada individu. Psikolog juga dapat melakukan terapi pada sebuah keluarga, pasangan atau pada kelompok tertentu.

Jungianstudies – Psikolog tidak akan melakukan perlakuan yang sama ketika melakukan terapi kepada seseorang. Psikolog akan menggunakan metode yang berbeda berdasarkan dengan kondisi yang dialami oleh pasien. Dalam ilmu psikoterapis, ada macam-macam terapi yang dapat digunakan psikolog dalam menangani para pasiennya. Berikut ini merupakan jenis-jenis ilmu psikoterapis yang dapat psikolog gunakan:

a. Terapi pasangan atau couples therapy
Terapi pasangan merupakan jenis terapi yang digunakan oleh psikolog untuk mengatasi masalah pasangan sehingga dapat menjalin hubungan yang intim kembali. Terapi tersebut secara khusus digunakan bagi mereka yang berada pada sebuah hubungan. Dalam melakukan terapinya, psikolog akan memberikan bantuan kepada pasangan guna mengembangkan kedinamisan dalam berhubungan.

b. Terapi kognitif atau cognitive therapy
Terapi kognitif merupakan pendekatan dari terapi perilaku. Pada proses terapi, psikolog dan pasien akan bekerjasama untuk mengembangkan kemampuan dalam melakukan identifikasi. Terapi ini juga dapat mengubah perilaku menyimpan pasien sehingga dapat berperilaku baik kembali. Masalah yang dipecahkan selamamelakukan terapi tefokus pada masalah yang sedang pasien alami.

c. Terapi perilaku kognitif
Dalam melakukan terapi perilaku kognitif, psikolog akan melakukan pendekatan dengan mengkombinasikan 2 jenis pendekatan yang berbeda. Terapi dilakukan guna menemukan solusi yang mudah dan praktis. Jika dilihat dengan lebih dekat, terapi perilaku kognitif terjadi secara alami. Pasien memiliki kendali yang amat besar selama masa perawatan dan menyelesaikan tugasnya sendiri di rumah.

d. Terapi psikodinamis atau psychodinamic terapy
Ilmu psikoterapis lainnya yang dapat digunakan oleh psikolog dalam mengatasi masalah pasien adalah dengan melakukan terapi perilaku. Terapi tersebut dilakukan beradasarkan bagaimana cara berpikir seseorang. Dengan melakukan terapi perilaku, pasien dapat memperoleh jalan keluar atas masalah yang mereka hadapi. Pasien kelak akan memiliki pemikiran dan tingkah laku tertentu dalam mengatasi masalahnya sendiri. Terapi perilaku mengajarkan kepada pasien untuk menilai bahwa ada perilaku yang dapat diikuti dan ada yang tidak boleh untuk ditiru. Melalui terapi ini, pasien dapat mempelajari perilaku yang positif sehingga dapat menghindari suatu masalah yang baru. Ada banyak hal yang dapat pasien lakukan berdasarkan dari bentuk masalah yang dihadapinya.

Terapi lainnya yang digunakan psikolog dalam mengatasi masalah pasien adalah terapi psikoanalisis. Berdasarkan dari terapi ini, pasien dapat menilai bahwa pemikiran yang tak dasar mampu memberikan pengaruh yang besar terdapat tingkah laku dan pikiran. Pasien cenderung melihat pengalamannya ketika masih kecil sehingga dapat menimbulkan masalah yang tidak diinginkan di usia dewasa. Jika dibandingkan dengan jenis terapi lainnya, terapi psikoanalisis dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Waktu terapi dapat berlangsung lama berdasarkan dengan kedalaman eksplorasi masalah yang sedang dihadapi.

Related Posts